IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERUSAHAAN JASA TELEKOMUNIKASI
Saya berasumsi bahwa sebagian besar bangsa ini sepakat bahwa dimasa mendatang kita hidup bukan dari kemampuan otot melainkan dari isi otak / pengetahuan yang dimilik (istilahnya barangkali “knowledge based society”) sebagai sebuah Visi utamanya. Tulisan ini akan mencoba memfokuskan pada strategi pengambilan kebijakan teknologi khususnya pada infrastruktur telekomunikasi, informasi & pengetahuan untuk mendukung terbentuknya sebuah knowledge based society di
Jika pembaca tertarik untuk melihat referensi lebih lanjut, sangat saya sarankan melihat review next generation telco di http://www.pulver.com/nextgen/. Saya akan yakin sekali bahwa sebagian besar dari anda akan surprise bahwa transparansi teknologi dari perusahaan telkom masa mendatang yang sudah beroperasi cukup banyak saat ini di dunia dapat menekan biaya yang demikian besar hingga 1/8 s/d 1/10 biaya telepon yang kita gunakan melalui infrastruktur Telkom & Indosat yang sifatnya masih monopoly pada pada saat ini. Bayangkan saja dengan teknologi internet telepon yang sudah cukup establish sekarang ini dengan keluarga standar protokol H.323 dapat menekan pembicaraan SLI ke
Dari sisi kebijakan umumnya kompetisi merupakan salah satu kunci utama keberhasilan. Pertanyaan-nya, visi teknologi seperti apa yang di anut para operator telekomnukasi tersebut sehingga memungkinkan konvergensi teknologi telekomunikasi, informasi & pengetahuan terjadi dengan baik? Saya coba bahas dari beberapa sisi praktis kebijakan teknologi telekomunikasi. Secara umum sebagian besar dari kebijakan teknologi yang diusulkan untuk membangun telkom generasi mendatang akan berbasis pada teknologi internet (istilahnya IP-centric network) yang saat ini menjadi alternatif utama bagi pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang murah dan reliable.
Kenyataan yang ada sekarang, AT&T Network Services telah menghentikan pembelian semua peralatan switch telepon tradisional mereka hanya akan melakukan investasi menggunakan peralatan IP-centric network. Jadi sebuah kebijakan yang sangat salah jika Telkom / Indosat / operator telkom di
Mengapa IP-centric network? Internet saat ini menjadi sebuah unifying dan enabling protokol bagi semua jenis / bentuk komunikasi. Karena infrastruktur internet sangat ekonomis dibandingkan jaringan tradisional. Pengembangkan infrasruktur internet membutuhkan waktu beberapa minggu dibandingkan infrastruktur telepon tradisional yang membutuhkan waktu beberapa bulan bahkan tahun. Internet memungkinkan pemaksimuman penggunaan jaringan telekomunikasi tradisional yang membutuhkan sambungan khusus setiap pelanggan menjadi bit informasi dengan banyak sumber pada Internet. Oleh karena rendahnya kebutuhan teknis maupun biaya infrastruktur ditambah dengan fleksibilitas yang sangat tinggi dari Internet akan menjadi penyebab utama penggunaan Internet sebagai infrastruktur utama telkom generasi mendatang.
Internet telepon barangkali akan menjadi aplikasi awal yang memperlihatkan potensi infrastruktur internet dalam menggantikan infrastruktur telekomunikasi tradisional. Sebagai contoh sejak pasar SLI di Jepang di deregulasi bulan Juli 1997, saat ini 10% dari trafik SLI Jepang dilalukan melalui Internet. Estimasi global di tahun 2003, telepon Internet akan menguasai pangsa pasar Internasional sebesar US$ 14.7 milyar – masyarakat Indonesia hanya akan dapat menikmati kemudahan ini jika monopoly sesegera mungkin di cabut dengan dijalankannya UU Telekomunikasi yang baru – sehingga terbentuk banyak operator telekomunikasi baru dengan berbasis teknologi internet yang jauh lebih effisien dibandingkan teknologi Telkom / Indosat yang sekarang.
Tentunya masih banyak kebijakan teknologi lain yang dapat berkembang setelah internet telepon, seperti mobile Internet bagi pekerja yang sangat mobile seperti hal-nya di
Kalaupun sulit dari sisi investasi bagi setiap UKM maka konsep Warung Internet / WARNET (atau bahasa keren-nya community telecenter) dapat dikembangkan secara self-financing untuk memberikan konvergensi akses telekomunikasi bagi masyarakat, baik telepon, internet dan FAX. Dalam buku saya Teknologi Warung Internet yang diterbitkan oleh PT. Elexmedia Komputindo bulan November 1999 yang dapat diperoleh di Toko Buku Gramedia dengan harga yang relatif murah - saya coba jelaskan secara detail dari sisi teknologi maupun dari sisi bisnis-nya sehingga sebuah usaha warung yang investasinya hanya sekitar Rp. 25-50 juta rupiah dapat kembali dalam waktu 1-2 tahun, walaupun dalam kondisi krisis moneter seperti saat ini. Pada tanggal 30 Oktober 1999 yang lalu saya berkesempatan berdiskusi & berjumpa dengan para adjengan dari pesantren-pesantren di sekitar Tasikmalaya, salah satu diskusi yang mencuat ternyata total biaya SLJJ yang dikeluarkan oleh sebuah pesantren di sana oleh para santri-nya minimal Rp. 2 juta / bulan umumnya sekitar Rp. 3-4 juta / bulan – jelas dari penjelasan sederhana ini maka usaha warung internet menjadi sangat feasible untuk menekan biaya telekomunikasi dan investasi dapat kembali dapat waktu yang kurang dari 2 tahun. Hal ini jelas menjadi menarik bagi para adjengan pesantren di Tasikmalaya pada waktu itu. Kami merencanakan juga road show bekerjasama dengan MASTEL, KADIN, APWI dll untuk menjelaskan secara detail tentang teknologi warung internet ini dimulai di ITB.
Artinya apa? Infrastruktur akses ke dunia informasi dan pengetahhuan sebetulnya dapat dibangun secara mandiri (self-finance) oleh masyarakat itu sendiri jika kita meng-empower masyarakat dengan pengetahuan teknologi yang dibutuhkan. Arus bawah infrastruktur telekomunikasi yang sifatnya self-finance dapat terbentuk dengan strategi & kebijakan yang kondusif. Besar harapan bahwa proses pembodohan & represif dapat dihambat dengan keberadaan infrastruktur telekomunikasi rakyat ini. Tampaknya tidak perlu kita berhutang pada IMF maupun Bank Dunia sehingga menjadikan negara ini semakin terpuruk. Asalkan kompetisi yang cukup bebas diberlakukan di dunia infrastruktur telekomunikasi, tampaknya dapat menjanjikan bangsa ini hidup lebih ceria.
Referensi :
http://www.pulver.com/nextgen/
Manajemen Perubahan dan Implementasi TI - eBizzAsia Maret 2004
| Jika kita sepakat bahwa implementasi TI dalam perusahaan atau organisasi merupakan ... pada kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek TI. ... |
.:www.tangerangkota.go.id:.
| Implementasi e-gov di Kota Tangerang dalam pelaksanaannya telah dimulai sejak tahun ... Dengan peningkatan kompetensi/kemampuan SDM yang disiapkan tersebut, ... |
.:www.tangerangkota.go.id:.
| Menyesuaikan dengan tujuan dan strategi Nasional dalam pengembangan e-gov dimaksud, ... Weakness/Kelemahan : kompetensi SDM yang belum terklasifikasi dan ... |
kormonev.menpan.go.id - Teknologi Informasi dalam Penciptaan ...
| Mari kita berusaha menyiapkan kompetensi masyarakat khususnya manusia |
kormonev.menpan.go.id - Teknologi Informasi dalam Penciptaan ...
| Seseorang yang memiliki kompetensi yang rendah akan menjadi pecundang dan ..... Penciptaan aturan main sangat penting dalam menghadapi implementasi ... |
Portal Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
| Pengembangan kualitas dan kompetensi SDM di bidang pemanfaatan Teknologi Informasi ... RI dalam hal ini telah meresponnya dengan mengambil langkah strategis ... |
[PDF]
Bimbingan Thesis
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
PortalHR.Com - Manajemen Sumber Daya Manusia » Majalah Human ...
| Kegagalan Dalam Implementasi System ERP. No. 34 - Januari 2007 ... yang menyebutkan bahwa TI adalah bagian dari program besar menata strategi, proses, ... |
REPUBLIK INDONESIA - UGM Buka Kuliah Program S2 Chief Information ...
| Pengembangan kualitas dan kompetensi SDM di bidang pemanfaatan TIK melalui ... CIO dalam Mengawal Kebijakan dan Implementasi e-Government di |
[PDF]
UGM Buka Kuliah Program S2 Chief Information Officer (CIO)
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
[PDF]
JUDUL MAKALAH UNTUK E-INDONESIA INITIATIVES 2005
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
.: Badan Kepegawaian Negara : Peraturan BKN :.
| Pemanfaatan teknologi informasi dalam birokrasi secara tepat guna, .... Pada aspek ini, keterbatasan mengacu pada kualitas/kompetensi SDM pegawai baik ... |
Menu Utama
| Persoalan dalam implementasi manajemen Sumber Daya Manusia Pegawai Negeri Sipil berbasis ... Strategi implementasi mana-jemen SDM-PNS berbasis kompetensi, ... |
Swa.co.id > Swa Majalah > Solusi
| Berikut adalah contoh implementasi transformasi SDM di sebuah industri pertambangan di Indonesia dalam upaya menyeraskan karyawannya dengan strategi bisnis ... |
[PDF]
Page 1 Paparan Publik & Laporan Pertanggungjawaban Yayasan ...
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat |
Tulisan Mengenai Penanggulangan Korupsi
| Teknologi Informasi dalam Penciptaan Masyarakat |
WARTA EKONOMI : Mingguan Bisnis & New Economy
| Jarang mereka menjadi yang pertama dalam menawarkan ragam produk/layanan berbasis teknologi. Namun, implementasi TI yang mereka terapkan bukan sekadar ... |
PortalHR.Com - Manajemen Sumber Daya Manusia » Klinik HR » HR ...
| Diskusikan pembuatan dan implementasi strategi SDM ini dengan pimpinan ... maupun kompetensi untuk membantu Freya membangung dan menjalankan strategi yang ... |
Renstra 2005-2009 : Tujuan & Sasaran
| Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia dalam bidang statistik dan sistem ... pemanfaatan teknologi informasi dengan mengacu pada rencana strategi ... |
Website Resmi Badan Diklat Propinsi DIY
| Alih meningkatkan kompetensi dan kinerja pegawai, penyelenggaraan diklat ... dan pembina kepegawaian dalam melakukan optimalisasi implementasi strategi ... |
Website Resmi Badan Diklat Propinsi DIY
| Meningkatnya kompetensi yang dimiliki para peserta, maka kinerja individu ... dan pembina kepegawaian dalam melakukan optimalisasi implementasi strategi ... |
[PDF]
1 USAHA MENGATASI PERMASALAHAN DASAR DALAM RANGKA MENDUKUNG ...
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
[PDF]
MATRIKS STRATEGI ROAD-MAP DEPARTEMEN KEUANGAN TAHUN 2005-2009 ...
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
[DOC]
RIPIT SDM
| Jenis Berkas: Microsoft Word - Versi HTML |
[PDF]
Tugas Bab I Proteksi dan Keamanan Teknologi Informasi
| Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Versi HTML |
PT Metrodata Electronics, Tbk.
| METRODATA Lakukan Implementasi Solusi ERP - Microsoft Axapta di Erha Dermatology ... dalam menggunakan solusi Microsoft Axapta ini dirasa sangat strategis. ... |
Politeknik Negeri Bandung - Jurusan Teknik Komputer
| Kompetensi lulusan Jurusan Teknik Komputer dan Informatika akan mampu ... Kapabilitas Persisten dalam Bahasa Pemrograman Persisten; Implementasi Kapabilitas ... |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar